Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Kerusakan Transmisi pada Mobil Mitsubishi Colt T 120 SS dengan Metode Naïve Bayes
Abstract
Keterbatasan pengetahuan dalam mengidentifikasi kerusakan yang terjadi pada mobil sering kali menyulitkan pengguna mobil untuk memperbaiki. Sistem ini dibangun untuk mendeteksi dengan cepat kerusakan mobil dengan menggunakan penerapan metode naive bayes dalam mendeteksi kerusakan mobil. Sistem ini dibuat dengan mengambil data dari bengkel adi yang terdiri dari data kerusakan. Solusi yang diambil untuk mengetahui gejala dan cara penanganannya yang kemudian akan dimasukkan kedalam rumus naïve bayes, guna mencari hasil yang akurat. Hasil dari keluaran perhitungan data yang dilakukan sistem menampilkan data kerusakan yang terjadi beserta solusi dari kerusakan. Dari hasil yang telah dilakukan sistem, kemudian akan dihitung dengan akurasi dari data manual dengan data yang dilakukan sistem. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan penulis dengan mengambil data dari bengkel adi yaitu ada lima kerusakan yang sering kali terjadi pada kerusakan transmisi diantaranya shift fork 28,1%, input sharp 0%, cuunter gear 6,2%, gigi percepatan 0,62%, hub sleve 53,2% dan kerusakan pada bagian transmisi yang sering sekali rusak terdapat pada hub sleve karena jarang melakukan servis atau perawatan pada mobil.
Bila bermanfaat silahkan share artikel ini
Berikan Komentar Anda terhadap artikel Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Kerusakan Transmisi pada Mobil Mitsubishi Colt T 120 SS dengan Metode Naïve Bayes
Pages: 57 - 64
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).