Evaluasi Literasi Digital Pegawai Melalui Implementasi Situs Web Srikandi dengan Metode Pre-Test Dan Post-Test
Abstract
Transformasi digital dalam pengelolaan kearsipan menjadi langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan administrasi publik. Salah satu implementasinya adalah penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), yaitu platform digital yang digunakan untuk mengelola arsip dinamis secara elektronik, terstruktur, dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat literasi digital pegawai melalui implementasi aplikasi Srikandi, serta mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan pegawai setelah penggunaan sistem tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test, yaitu dengan memberikan tes literasi digital kepada responden sebelum dan sesudah pelatihan serta penggunaan aplikasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan membandingkan skor hasil pre-test dan post-test untuk mengidentifikasi perubahan tingkat literasi digital pegawai. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor post-test dibandingkan dengan skor pre-test, yang menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Srikandi efektif dalam meningkatkan literasi digital pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi sistem kearsipan digital tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kompetensi digital sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
References
M. T. Hidayat and Y. S. Guntur, “Tranformasi Digital Melalui Implementasi E-Government Pada Organisasi Sektor Publik,” vol. 31, no. 2, pp. 123–141, 2025.
R. A. Nugroho and Y. Purbokusumo, “E-Government Readiness : Penilaian Kesiapan Aktor Utama Penerapan E-Government di Indonesia E-Government Readiness : Main Actor Readiness Assessment for E- Government Application in Indonesia,” vol. 22, no. 1, pp. 1–17, 2020.
M. Q. O. Pretest-posttest, “Mengukur Tingkat Pemahaman Pelatihan PowerPoint,” vol. 20, no. 1, pp. 71–80, 2019.
A. Saptawan and T. Baharuddin, “Empowering Digital Citizenship in Indonesia : Navigating Urgent Digital Literacy Challenges for Effective Digital Governance,” vol. 11, no. 2, pp. 142–155, 2024.
E. Julio, B. Matutina, M. R. Fahlevi, and S. Harapan, “Kesenjangan Generasi dan Geografis dalam Literasi Digital : Implikasinya terhadap Kebijakan E-Government di Kabupaten,” vol. 7, no. 2, pp. 201–216, 2025.
B. A. Hananto and E. Melini, “Mengukur Tingkat Pemahaman Pelatihan Desain Karakter dengan Quasi-Experiment One Group Pretest-Posttest Measuring the Level of Understanding of Character Design Training with Quasi-Experiment One Group Pretest-Posttest,” pp. 91–97, 2023.
M. Xu, D. Fralick, J. Z. Zheng, B. Wang, X. M. Tu, and C. Feng, “The differences and similarities between two-sample t -test and paired t -test,” vol. 29, no. 3, pp. 184–188, 2017.
A. Paired, S. T-test, and M. Efektivitas, “AS RSADA IN NE S IA AS NE,” vol. 9, no. 3, pp. 20–31, 2025
Bila bermanfaat silahkan share artikel ini
Berikan Komentar Anda terhadap artikel Evaluasi Literasi Digital Pegawai Melalui Implementasi Situs Web Srikandi dengan Metode Pre-Test Dan Post-Test
Pages: 109-115
Copyright (c) 2026 Aldi Huseini Milyanto, Izzatul Umami, Budiman Budiman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).

